03 April 2009

Demam Facebook

Bila sampai setahun yang lalu friendster masih menduduki posisi ter atas pasar sosial networking di indonesia, mungkin sekarang tidak lagi. Dengan semakin menggencarkan invasinya facebook mulai menarik banyak peminat di Indonesia dan negara-negara asia lainnya (pasar terakhir yang masih dikuasai friendster), termasuk saya dan orang-orang di sekitar saya. Minggu lalu saja guru komputer saya mengaadakan "pembuatan email dan facebook massal" untuk murid-murid di sekolah saya. Acara-acara di tv pun sekarang banyak yang menginformasikan account facebooknya dan mengajak penontonnya ikut bergabung.

Kepopuleran facebook tidak lepas dari kelebihan-kelebihan yang dimilikinya sebagai situs jejaring sosial. Facebook memiliki ratusan bahkan ribuan aplikasi yang bisa ditambahkan pada profile, kemudahan untuk menemukan teman, kesederhanaan serta kemudahan-kemudahan lainnya membuat facebook diminati warga indonesia yang baru melek internet. Namun tentunya facebook tidak lepas dari kekurangan, kekurangan yang paling menonjol adalah halaman profile yang tidak bisa dicustomisasi. Perlu diingat bahwa facebook dibuat oleh anak-anak mudah yang tidak merasa puas pada layanan friendster. Nah jika ia bisa, kenapa kita tidak bisa membuat sesuatu yang sederhana, berguna, dan mendunia, sekalipun itu dibuat dari modifikasi hal yang sudah ada sebelumnya.

No comments:

Post a Comment