01 May 2007

Modern Grafika

Banyak orang yang berkecimpung di dunia grafika khawatir dengan semakin berkembangnya teknologi, keberadaan media elektronik akan menggantikan posisi media cetak, benarkah? Mari kita lihat....


Untuk menghasilkan cetakan yang baik pasti memerlukan proses setting dan layout, dulu semua itu dilakukan dengan proses "gunting" dan "tempel", tapi tidaksekarang ini. Sekarang semuanya sudah bisa dilakukan secara virtual dengan bantuan komputer dan berbagai software software editing. Apa dampak dari proses komputerisasi ini, selain menghemat waktu dan tenaga para pekerja, tentunyajuga menghasilkan hasil yang lebih baik.


Tidak percaya, coba anda lihat mading Indigo milik SMK Grafika Desa Putera, bandingkan versi mading yang masih menggunakan cara konvensional dengan versi bulletin yang sepenuhnya digital.

Jadi, jangankan untuk menggantikan posisi media cetak, keberadaan software software editing ini justru semakin memicu perkembangan dunia grafika. Karena keberadaannya akan mempermudah proses desain yang dilakukan.


Jika anda tergolong orang orang pedantis, suka memperhatikan hal hal kecil dan marah hanya karena kesalahan kecil dalam suatu layout, maka anda memiliki "bakat alami" untuk menjadi seorang setter atau layouter. Saya pernah belajar bahwa pikiran wanita cenderung ke hal hal kecil dan sebaliknya pria hanya memikirkan hal hal yang bersifat global, mungkin ini juga salah satu penyebab mengapa kelas kelas persiapan "didominasi" oleh kaum hawa. Yang perlu anda ingat, sekarang ini baik buruknya suatu desain tidak lagi ditentukan oleh benar tidaknya anda memotong atau menggunting kertas, tetapi lebih ditentukan oleh keahlian anda untuk "menggocek mouse" anda di lapangan virtual.

No comments:

Post a Comment